LIGAUTAMA, JAKARTA - Presiden Jokowi Widodo ( Jokowi ) Mengeluhkan sektor pariwisata Indonesia yang jauh tertinggal dengan negara tetangga, seperti Thailand dan Malaysia. Hal ini Lantaran sektor tersebut tidak pernah digarap secara serius.
Jokowi mengungkapkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisma) ke Indonesia tidak pernah menembus angka 10 juta per tahun, Padahal, negara lain seperti Thailand sudah mencapai 30 Juta wisman per tahun. PORTAL JUDI ONLINE
Berkaitan dengan pariwisata, ini Industri yang dari dulu tidak pernah kita kerjakan secara serius. Saya kira kita semua paham bertahun-tahun jumlah wisman kita enggak pernah tembus ke angka 10 juta.
Pahadal, Thailand 30 juta, Malaysia 24 juta, ujar dia di Rakornas Kadin 2017. BERITA BOLA
Padahal, jumlah destinasi wisata di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan kedua negara tersebut, bahkan 15 kali lebih banyak, Namun kenyatannya, Indonesia masih sepi dari kunjungan wisman.
Produk kita 10 kali yang mereka punya, mungkin 15 kali dari yang mereka punya. kita punya labuan Bajo tinggal jual(Promosikan) saja, Kita punya danau Toba, Wakatobi, Borobudur, Bromo, tapi enggak pernah kita perbaiki bersama kata dia. JADWAL BOLA
Oleh sebab itu, dia mengistruksikan menteri pariwisata Arief Yahya untuk segera membenahi sektor periwisata. Bahkan jebatan menteri menjaid taruhannya jika Arief Yahya tidak mampu mencapai target wisman sebanyak 20 juta. UERO 2016
kita ini sekarang mau memperbaiki produk atau mau banggun brand, atau memasarkan dulu. Dua duanya harus jalan, kalau enggak kita terlanjur gembar-gembor bangun brand, orangnya kecewa enggak balik lagi. Ini pekerjaan besar dunia usaha. Saya bilang ke Menteri Pariwisata, target 2019 20 juta harus ketemu. Taruhannya jabatan. Iya, enak saja enggak di beri target. Jadi, menteri enggak di beri targer terlalu enak buat saya.tandas dia. CASINO ONLINE
WHAT'S NEW?
Loading...



0 komentar:
Posting Komentar